Senin, 13 Juni 2016

Neonatus

INISIASI MENYUSU DINI (IMD)
A.      Pengertian Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan hal – hal yang berkaitan dengan pengertian IMD
Berikut ini adalah pengertian dari inisiasi menyusu dini (IMD) :
1.        Inisiasi Menyusu Dini adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan, dimana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya sendiri (tidak disodorkan ke puting susu).
Inisiasi menyusu dini akan sangat membantu dalam keberlangsungan pemberian asi eklusif (ASI) saja dan lama menyusui. Dengan demikian, bayi akan terpenuhi kebutuhannya hingga usia 2 tahun, dan mencegah anak kurang gizi.
2.      Inisiasi menyusu dini adlah bayi mulai menyusu sendiri setelah lahir. Pada satu jam pertama bayi harus disusukan pada ibunya, bukan untuk pemberian nutrisi tetapi untuk belajar menyusu atau membisakan menghisap puting susu dan mempersiapkan ibu untuk mulai memproduksi Asi kolostrum(www.depkes.co.id)
B.      Gambaran singkat tentang Inisiasi Menyusu Dini :
Gambaran singkat tetang inisiasi menyusu dini (early initiation of breas feeding), antara lain, dengan IMD :
1.      Bayi diberi kesempatan mulai/inisiasi menyusu sendiri segera setelah lahir /dini dengan membiarkan kontak kulit bayi dengan kulit ibu setidaknya satu jam atau lebih sampai menyusu pertama selesai.
2.      Cara bayi merangkak mencari payudara
3.      Ibu – bayi – ayah berinteraksi dalam menit – menit pertama setelah lahir
4.      Bayi pada usia beberapa menit dapat merangkak ke arah payudara dan menyusu sendiri
5.      Kemampuan kulit ibu menyesuaikan suhunya dengan suhu yang dibutukan bayi

C.     Manfaat inisiasi menyusu dini yang dijelaskan secara umum :
1.      Mencegah hipotermia karena dada ibu menghangatkan bayi dengan tepat selama bayi merangkak mencari payudara.  
2.      Bayi dan ibu menjadi lebih tenang, tidak stress, pernafasan dan detak jantung lebih stabi, dikarenakan oleh kontak antara kulit ibu dan bayi.
3.      Imunisasi dini. Mengecap dan menjilati permukaan kulit ibu sebelum memulai menghisap puting adalah cara alami bayi mengumpullkan bakteri- bakteri baik yang ia perlukan untuk membangun sistem kekebalan tubuhnya.
4.      Mempererat hubungan ikatan ibu dan anak (bonding attchment) karena 1-2 jam pertama, bayi dalam keadaan siaga. Setelah itu, biasanya bayi tidur dalam waktu yang lama.
5.      Makanan non- ASI mengandung zat putih telur yang bukan berasal dari susu manusia, misalnya dari susu hewan. Hal ini dapat menggsnggu pertumbuhan fungsi usus dan mencetuskan alergi lebih awal.
D.     Manfaat menyusu dini secara khusus
Terdapat banyak manfaat inisiasi menyusu dini, baik untuk ibu dan bayinya, serta manfaat psikologis :
1.      Manfaat untuk ibu :
a.       Meningkatkan hubungan khusus ibu dan bayi
b.       Merangsang kontraksi otot rahim ssehingga mengurangi risiko pendarahan setelah melahirkan.
c.       Memperbesar peluang ibu untuk memantakan dan melanjutkan kegiatan menyusui selama masa bayi.
d.       Mengurangi stres ibu setelah melahirkan.
e.       Mencegah kehamilan.
f.        Menjaga kesehatan ibu.
2.      Manfaat untuk bayi :
a.       Mempertahankan suhu bayi tetap hangat.
b.       Menenangkan ibu dan bayi serta meregulasi pernafasan dan detak jantung.
c.       Kolonisasi bakterial dikulit dan usus bayi dengan menjadikan tempat yang baik bagi bakteri yang menguntungksn) dan mempercepat pengeluaran kolostrum sebagai antibody).
d.       Mengurangi bayi menangis sehingga mengurangi stress dan tenaga yang dipakai bayi.
e.       Memungkinkan bayiuntuk menemukan sendiri payudara ibu untuk memulai menyusu.
f.        Mengatur tingkat kadar gula dalam darah, dan biokimia lain dalam tubuh bayi.
g.       Mempercepat keluarnya meconium (kotoran bayi berwarna hijau agak kehitaman yang pertama keluar dari bayi karena maminum air ketuban.
h.      Bayi akan terlatih motoriknya saat menyusu, sehingga mengurangi kesulitan menyusus.

3.      Manfaat secara psikologis :
a. Adanya ikatan emosi (emotional bonding) :
1)     hubungan ibu – bayi lebih erat dan penuh kasih sayang.
2)     Ibu merasa lebih bahaagia
3)     Bayi lebih jarang menangis
4)     Ibu berperilaku lebih peka (affectionately)
5)     Lebih jarang menyiksa bayi (child abused)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar