INISIASI
MENYUSU DINI (IMD)
A. Pengertian
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan hal – hal yang berkaitan dengan pengertian IMD
Berikut ini adalah pengertian
dari inisiasi menyusu dini (IMD) :
1.
Inisiasi Menyusu Dini adalah proses bayi menyusu
segera setelah dilahirkan, dimana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya
sendiri (tidak disodorkan ke puting susu).
Inisiasi
menyusu dini akan sangat membantu dalam keberlangsungan pemberian asi eklusif
(ASI) saja dan lama menyusui. Dengan demikian, bayi akan terpenuhi kebutuhannya
hingga usia 2 tahun, dan mencegah anak kurang gizi.
2.
Inisiasi
menyusu dini adlah bayi mulai menyusu sendiri setelah lahir. Pada satu jam
pertama bayi harus disusukan pada ibunya, bukan untuk pemberian nutrisi tetapi
untuk belajar menyusu atau membisakan menghisap puting susu dan mempersiapkan
ibu untuk mulai memproduksi Asi kolostrum(www.depkes.co.id)
B. Gambaran
singkat tentang Inisiasi Menyusu Dini :
Gambaran singkat tetang
inisiasi menyusu dini (early initiation of breas feeding), antara lain, dengan
IMD :
1.
Bayi diberi kesempatan mulai/inisiasi menyusu
sendiri segera setelah lahir /dini dengan membiarkan kontak kulit bayi dengan
kulit ibu setidaknya satu jam atau lebih sampai menyusu pertama selesai.
2.
Cara bayi merangkak mencari payudara
3.
Ibu – bayi – ayah berinteraksi dalam menit –
menit pertama setelah lahir
4.
Bayi pada usia beberapa menit dapat merangkak ke
arah payudara dan menyusu sendiri
5.
Kemampuan kulit ibu menyesuaikan suhunya dengan
suhu yang dibutukan bayi
C. Manfaat
inisiasi menyusu dini yang dijelaskan secara umum :
1.
Mencegah hipotermia karena dada ibu
menghangatkan bayi dengan tepat selama bayi merangkak mencari payudara.
2.
Bayi dan ibu menjadi lebih tenang, tidak stress,
pernafasan dan detak jantung lebih stabi, dikarenakan oleh kontak antara kulit
ibu dan bayi.
3.
Imunisasi dini. Mengecap dan menjilati permukaan
kulit ibu sebelum memulai menghisap puting adalah cara alami bayi mengumpullkan
bakteri- bakteri baik yang ia perlukan untuk membangun sistem kekebalan
tubuhnya.
4.
Mempererat hubungan ikatan ibu dan anak (bonding
attchment) karena 1-2 jam pertama, bayi dalam keadaan siaga. Setelah itu,
biasanya bayi tidur dalam waktu yang lama.
5.
Makanan non- ASI mengandung zat putih telur yang
bukan berasal dari susu manusia, misalnya dari susu hewan. Hal ini dapat
menggsnggu pertumbuhan fungsi usus dan mencetuskan alergi lebih awal.
D. Manfaat
menyusu dini secara khusus
Terdapat banyak manfaat
inisiasi menyusu dini, baik untuk ibu dan bayinya, serta manfaat psikologis :
1.
Manfaat untuk ibu :
a.
Meningkatkan hubungan khusus ibu dan bayi
b.
Merangsang kontraksi otot rahim ssehingga
mengurangi risiko pendarahan setelah melahirkan.
c.
Memperbesar peluang ibu untuk memantakan dan
melanjutkan kegiatan menyusui selama masa bayi.
d.
Mengurangi stres ibu setelah melahirkan.
e.
Mencegah kehamilan.
f.
Menjaga kesehatan ibu.
2.
Manfaat untuk bayi :
a. Mempertahankan
suhu bayi tetap hangat.
b. Menenangkan
ibu dan bayi serta meregulasi pernafasan dan detak jantung.
c. Kolonisasi
bakterial dikulit dan usus bayi dengan menjadikan tempat yang baik bagi bakteri
yang menguntungksn) dan mempercepat pengeluaran kolostrum sebagai antibody).
d. Mengurangi
bayi menangis sehingga mengurangi stress dan tenaga yang dipakai bayi.
e. Memungkinkan
bayiuntuk menemukan sendiri payudara ibu untuk memulai menyusu.
f.
Mengatur tingkat kadar gula dalam darah, dan
biokimia lain dalam tubuh bayi.
g. Mempercepat
keluarnya meconium (kotoran bayi berwarna hijau agak kehitaman yang pertama
keluar dari bayi karena maminum air ketuban.
h. Bayi
akan terlatih motoriknya saat menyusu, sehingga mengurangi kesulitan menyusus.
3.
Manfaat secara psikologis :
a.
Adanya ikatan emosi (emotional bonding) :
1) hubungan
ibu – bayi lebih erat dan penuh kasih sayang.
2) Ibu
merasa lebih bahaagia
3) Bayi
lebih jarang menangis
4) Ibu
berperilaku lebih peka (affectionately)
5) Lebih
jarang menyiksa bayi (child abused)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar